Friday, April 28, 2017

Cara Menanam Gaharu

cara menanam gaharu
Apakah anda baru memulai untuk menanam gaharu ? Apakah anda belum mengetahui tata cara menanam gaharu ? Anda tidak salah dengan membuka blog adesanjaya.com. Pada artikel ini saya mencoba berbagi tentang bagaimana menanam gaharu berdasarkan pengalaman pribadi. Cara menanam gaharu yang baik dan benar perlu kita pelajari agar gaharu kesayangan milik kita tidak terjadi kegagalan atau berakhir dengan kematian. Semangat untuk menanam gaharu sangat diperlukan tetapi pengetahuan tentang cara menanam gaharu yang baik dan benar juga tidak kalah pentingnya. Dengan kala lain bahwa semangat menanam menanam gaharu tanpa mengetahui ilmu cara menanam gaharu akan menjadi sia-sia belaka.
Awal tahun 2011, ketika semangat untuk menanam dan mulai bergelut dengan gaharu sedang bergelora, saya menanam gaharu di lokasi pertama pada lahan seluas 2 Hektar. Lahan tersebut berlokasi di desa Durian Daun Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara. Tanpa dibekali pengetahuan tentang cara menanam gaharu yang baik dan benar, saya nekat menanam gaharu sebanyak ± 1500 pohon gaharu. Di lokasi tersebut, saya sisakan untuk lahan kosong dan tidak semua lahan ditanami gaharu dan saya memakai pola mono kultur, artinya di lahan tersebut hanya ditanam bibit gaharu saja. Pengecekan setelah tanam saya lakukan pada bulan ke-2, 3 dan pada bulan ke 6 setelah tanam.
Kunjungan terakhir pada kebun gaharu tersebut atau Pada bulan ke 6, saya mendapati bahwa kebun gaharu tersebut ternyata hasilnya sangat mengecewakan alias gagal total. Dari 1500 bibit gaharu ditanam yang bertahan hidup kurang dari 20 batang saja. Hal ini juga terjadi pada lokasi kedua di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami kejadian yang sama, karena waktu penanaman yang tidak berbeda jauh.
cara menanam gaharu yang baik dan benar
Sedih, kecewa dan mengalamai kerugian materi dan tenaga tentu saya alami. Kegagalan inilah yang akan saya bagikan kepada pembaca yang ingin memulai menanam gaharu, agar gaharu yang ditanam dapat hidup sesuai harapan. Kegagalan saya adalah Lahan/Lokasi penanaman saya tebas habis dan kemudian dibakar. Selain itu lokasi kebun gaharu tersebut tidak adanya teduhan untuk bibit gaharu tersebut. Padahal bibit gaharu ketika ditanam memerlukan teduhan yang cukup. Melihat kegagalan tersebut saya mengambil pelajaran dan saya bagikan disini.
Cara menanam gaharu secara umum dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu : 1 ) Secara Mono Kultur
  • Cara menanam gaharu secara mono kultur yaitu di satu areal lahan hanya ditanami satu jenis tanaman saja yaitu bibit gaharu.
  • Siapkan bibit gaharu yang sehat dan memiliki panjang diatas 25 cm dan biarkan dilokasi tanam beberapa hari untuk melakukan penyesuaian. Jangan lupa harus diteduhkan.
  • Buatkan lobang tanam yang satu dengan yang lainnya berjarak 3x3M. Untuk jarak lobang yang lebih sempit seperti 2x2M, atau 1,5 x 2 M bisa dilakukan dengan konsekuensi sering dilakukan pemangkasan.
  • Kedalaman lobang dan besarnya lobang disesuaikan dengan ukuran polibag. Lobang yang terlalu dalam dan batang bibit gaharu juga ditanam lebih dalam akan berakibat memperlambat pertumbuhan gaharu karena batang bibit gaharu akan mengeluarkan akar padahal akar dalam polibag sudah ada.
  • Berikan pupuk dasar seperti pupuk kandang atau kotoran hewan dan biarkan selama beberapa minggu.
  • Siapkan teduhan. GAHARU YANG BARU DITANAM MEMERLUKAN TEDUHAN. Umur tanam 0-12 bulan berikan teduhan, misalnya dengan tanaman kayu res (makanan kambing), pelepah sawit atau polinet. Penggunaan polinet berangsur-angsur dilepaskan sesuai umur tanam.
  • Lakukan penanaman pada awal musim penghujan.
  • Penyiangan atau pembersihan lahan dilakukan sejak awal dan rutin dilakukan setiap ada gulma yang melilit batang gaharu.
  • Untuk lahan/tanah belukar yang akan ditanam bibit gaharu sebaiknya jangan ditebas habis dan jangan dibakar. Hal ini dilakukan untuk mencegah lokasi yang panas dan bisa memanfaatkan belukar yang ada untuk teduhan bibit gaharu.
  • Lakukan pemupukan berkala untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
2) Secara Tumpang Sari
  • Cara menanam gaharu selanjutnya adalah dengan cara tumpang sari. Secara tumpang sari artinya Bibit gaharu ditanam dalam satu lokasi lahan bersama-sama dengan tanaman lain yang umurnya lebih pendek. Seperti pohon pisang, ketela pohon atau batang liar lainnya.
  • Cara ini memiliki keunggulan karena biasanya bibit gaharu yang dibawah pohon naungan menjadi lebih subur dan hasil naungan tersebut dapat dipanen.
  • Untuk jarak tanam sama dengan cara tanam gaharu dengan sistem mono kultur atau bisa juga menyesuaikan dengan jarak pohon naungannya.
  • Setelah bibit gaharu sudah tahan terhadap sinar matahari langsung maka sebaiknya naungan tersebut ditebang karena pohon akan cepat berkembang bila tanpa naungan. (biasanya umur tanam diatas 1 tahun).
Nah, bagaimana kawan-kawan ? apakah artikel tentang cara menanam gaharu ini menambah wawasan ? saya berharap demikian adanya. Mari kita mulai menanam sedari kini, minimal untuk menyumbang oksigen bagi dunia dan juga dapat menambah kesejahteraan kita dimasa yang akan datang.
cara menanam gaharu

cara menanam gaharu di masyarakat

pembukaan lahan untuk menanam gaharu
Load disqus comments

0 comments