Wednesday, June 14, 2017

Pesona Gaharu Bagi Sang Raja

gaharu disenangi raja salman
gaharu disenangi sang raja
Siapa yang tidak kenal dengan Raja Salman ? Raja di negeri pengimpor gaharu terbesar ini pada bulan Februari 2017 lalu melakukan lawatan kenegaraan ke Indonesia. Raja Salman yang sering disebut dengan Pelayanan Dua Tanah Suci meminta toilet yang akan digunakannya yang berada di Masjid Istiqlal Jakarta dilakukan renovasi karena ukuran yang kurang sesuai dan yang paling menghebohkan adalah Raja Salman meminta gaharu sebagai wewangian di toilet tersebut. Saya sendiri mendengar berita tersebut tidak merasa heran karena gaharu memang sudah menjadi suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Saudi Arabia. Hasil komunikasi saya dengan pengumpul gaharu yang ada di Bengkulu dan provinsi sekitar, ketika kunjungan Raja Salman tersebut, seluruh stok gaharu yang ada di petani maupun pengumpul gaharu diborong habis untuk di bawa ke Jakarta, dikarenakan Raja Salman diberitakan membawa rombongan sekitra 1500 orang yang tentu saja mencari gaharu untuk dijadikan buah tangan ke negara Arab Saudi.

Sekilas tentang Arab Saudi
Merangkum informasi dari berbagai sumber, diantaranya adalah mantan TKI Arab Saudi dan Mahasiswa Indonesia yang kuliah disana, maka didapat kenyataan sebagai berikut :
  1. Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang mewajibkan masyarakatnya untuk menghentikan seluruh aktivitas jual beli selama pelaksanaan sholat 5 waktu yang mana setiap toko harus ditutup ketika telah dikumandangkan azan tanda masuknya waktu sholat wajib.
  2. Arab Saudi memiliki bendera dengan kalimat syahadat (Asyhaadu An Laa ilaaha Illallooh Wa asyhadu anna Muhammadarrosuulullooh) yang merupakan satu-satunya bendera di dunia yang tidak boleh dikibarkan setengah tiang sebagai tanda perkabungan.
  3. Di negara Arab Saudi, pengangguran menerima tunjangan sebesar 2,000 Riyal (± Rp4,8 Juta) perbulan. Sekolah dan kuliah di Arab Saudi gratis, dapat tunjangan hidup dan disediakan asrama. Hal ini berlaku juga untuk warga asing yang sedang menempuh pendidikan di seluruh Universitas Negeri. Uang saku bulanan untuk mahasiswa sekitar 900 Riyal (± Rp2,5 juta). 
  4. Arab Saudi tidak ada pemilu/pilkada atau *demokrasi* (ala barat). Ketika wafatnya raja Abdullah rahimahullah di siang hari, keesokan pagi harinya telah ada penggantinya, Raja Salman al Saud. Penggantian pemimpin ini tanpa biaya besar, tanpa huru hara, tanpa fitnah sana sini, dan tanpa kemaksiatan lainnya.
  5. Larangan dan hukuman berat bagi pelaku maksiat, terutama pelaku syirik (dukun, sihir, ramalan, bulan/hari baik buruk, dsb), pelaku bid'ah, pelaku khawarij, zina, dan maksiat lainnya yang dilarang dalam Islam, sehingga masyarakatnya merasa aman dan tenteram
  6. Negara Arab Saudi menerapkan syariat Islam berdasarkan Al-Qur'an dan As-sunnah dengan pemahaman salaful ummah sehingga Allah ta'ala memberikan kenikmatan kepada rakyat negeri Tauhid ini diantaranya biaya hidup yang murah, keamanan yang dijamin pemerintah dan masih banyak nikmat lainnya.
  7. Di Arab Saudi terdapat pasar khusus gaharu (pasar oudh). Di pasar ini diperdagangkan gaharu dengan berbagai grade mulai dari kualitas rendah sampai kualitas super dan juga diperdagangkan gaharu sina'i.
Semoga Allah ta'ala menjaga rakyat _Arab Saudi dan Indonesia_ dalam ketaatan kepada Allah ta'ala dan RasulNya ﷺ...amiin.
Demikian postingan saya tentang pesona gaharu bagi sang raja. Semoga Bermanfaat.
Load disqus comments

0 comments