Friday, October 20, 2017

Perbedaan Minyak Gaharu Murni Dengan Minyak Gaharu Campuran

minyak gaharu murni
Gaharu merupakan komoditas ekspor yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta memiliki keunikan tersendiri. Salah satu keunikan gaharu adalah gaharu merupakan bahan atsiri yang dapat menghasilkan minyak dengan cara disuling menggunakan mesin penyulingan atau lebih dikenal dengan mesin destilasi. Minyak gaharu asli atau sering disebut pure agarwood banyak digunakan dalam dunia kecantikan khususnya untuk pencampuran minyak wangi.

Gaharu telah sejak lama dikenal dalam dunia wewangian sebagai bahan basenotes nabati terbaik atau pencampur alami parfum pada parfum natural yang memiliki nilai jual termahal dan juga merupakan fixative terbaik sebagai penyelaras serta penyempurna dari unsur-unsur senyawa aromatik yang terkandung di dalam suatu formulasi parfum alami. Minyak gaharu dalam penggunaan parfum menghasilkan seni aromatik tingkat tinggi, dan tidak hanya menimbulkan efek wangi, namun juga memberikan segala manfaat aromaterapi yang tidak dimiliki oleh jenis atsiri yang lain. Kalau dibandingkan dengan parfum kimia atau parfum buatan maka sangatlah jauh perbedaan ibarat langit dan bumi baik dari segi manfaat maupun dari sisi harga.
Melihat fenomena yang terjadi terhadap tingginya harga minyak gaharu murni, maka banyak penjual minyak gaharu asli maupun penyuling minyak gaharu murni melakukan kecurangan terhadap produknya berupa pencampuran dengan minyak dari bahan nabati bahkan ada yang mencampurkannya dengan bahan kimia yang tentunya akan berakibat fatal terhadap khasiat minyak gaharu.

Beberapa penjual minyak gaharu ada juga yang memiliki kejujuran, menjual minyak gaharu dengan mengatakan minyak gaharu ini telah dicampur dengan kadar 70%, 50% dan seterusnya sehingga pembeli tidak dirugikan. Tetapi sangat banyak penjual pure agarwood mengatakan minyak murni tetapi sudah dicampur dengan bahan lain, dan ini sangat berbahaya karena penjual tersebut tidak akan menyebutkan dengan campuran apa yang digunakan. Bahkan, saya sendiri penyuling minyak gaharu pernah ditawari minyak pure oleh pengumpul gaharu dengan mengatakan bahwa ini minyak gaharu murni tetapi setelah saya melakukan pengecekan terhadap aroma didapati minyak tersebut sudah dicampur. Setelah melakukan pendekatan psikologi terhadap oknum tersebut akhirnya mengaku minyaknya sudah dicampur alias tidak murni lagi. Tujuannya agar mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda

Pada postingan kali ini saya akan mengungkapkan bahan-bahan apa saja yang sering digunakan oknum penyuling dalam melakukan kecurangan. Tujuan saya adalah agar pembeli tidak tertipu dan bukan untuk mengajari petani untuk berbuat curang. Jangan ya.... (senyum). Bahan Nabati yang sering digunakan untuk pencampuran minyak gaharu adalah minyak pohon pinus, minyak virgin coconut oil (VCO), minyak habbatussauda dan ada juga yang mencampurkan gemuk ayam di dalam ketel. Sedangkan bahan kimia yang menjadi pencampur minyak gaharu murni adalah minyak Singer.

Berikut ini akan saya bagi bagaimana cara untuk mengetahui perbedan minyak gaharu murni dengan minyak gaharu campuran, yaitu :

1.      Aroma
Minyak gaharu murni memiliki aroma yang khas dan tahan lama dibandingkan minyak gaharu campuran, biasanya memiliki aroma yang tahan lama sampai berjam-jam ketika di oles ditangan. Minyak gaharu asli biasanya memiliki aroma yang berbeda-beda ketika pertama di oles, kemudian beberapa menit kemudian mengeluarkan aroma yang berbeda lagi. Bagi yang belum pernah mencium minyak gaharu asli maka aroma pertama ketika dioles ditangan tidak suka tetapi akan mulai penasaran baunya setelah beberapa menit setelahnya.

2.      Kekentalan dan Warna
Pure Agarwood memiliki kekentalan yang normal dan warna yang cenderung tidak hitam pekat dibandingkan dengan minyak campuran. Dalam beberapa kali penyulingan, saya mendapati warna minyak gaharu murni, yaitu : hijau, kuning, coklat, coklat kehitaman. Warna ini biasanya tergantung bahan dan perlakuan bahan.

3.      Di Minum
Minyak gaharu murni bisa dan aman diminum. 

4.      Harga
Apabila point 1 sampai 3 terpenuhi tentu saja harga minyak gaharu murni cenderung mahal karena dalam melakukan destilasi hasil minyak cenderung sedikit. Berbeda dengan minyak atsiri yang lain seperti nilam yang memiliki rendeman yang tinggi.

5.      Volume
Ketika membeli minyak gaharu murni dari perorangan maka stok yang dimiliki orang tersebut perlu dipertanyakan. Kalau penjual minyak gaharu memiliki minyak gaharu murni dengan ketersediaan dalam jumlah tidak wajar bisa berliter-liter bahkan berjerigen-jerigen maka ini patut dipertanyakan karena menyuling gaharu dengan bahan gaharu yang memiliki rendeman yang kecil maka hasilnya juga sedikit.

Semoga bermanfaat.
Load disqus comments

0 comments